Kebakaran di Poros Pallangga Gowa, Empat Rumah Hangus Terbakar

SIDRAPPOS.COM, GOWA — Kebakaran rumah terjadi di Poros Pallangga Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (28/9/2021) sore.

Setidaknya ada empat unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gowa diterjunkan untuk melakukan pemadaman.

Bacaan Lainnya

Meski api berhasil dikuasai, proses pendinginan terbilang cukup lama. Sebab beberapa titik rumah masih memunculkan kepulan asap.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Gowa, Mustamin Raga menyebut dari laporan setidaknya ada empat rumah yang hangus terbakar.

“Dari laporan sementara ada empat rumah,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti apa penyebab kebarakan itu. Sejauh ini penyebanya masih dalam penyelidikan.

“Ada investigator kita bertugas secara khusus untuk penyelidikan sebab-sebabnya. Nanti kita laporkan kembali hasilnya,” katanya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Dia menyebut ada empat unit mobil Damkar Gowa yang diterjunkan. Sejauh ini sudah dua kali pengisian air pada empat unit mobil tersebut

Dalam proses pemadaman, petugas Damkar Gowa memiliki beberapa kendala.

Kendalanya antara lain, akses jalan yang macet dan waktu tempuh dari kantor Damkar Gowa ke lokasi kebakaran.

“Kendala pemadaman akses jalan dan waktu tempuh dari titik nol sampai ke sini, itu tidak terlalu jauh sebenarnya tapi terkendala arus lalu lintas,” sebutnya.

Dikatakan, suplai air sebelumnya sempat juga terkendala. Beruntung pihak Damkar dapat berkoordinasi dengan PDAM dan dapat mengambil air dari swadaya.

“Suplai air sudah lancar PDAM sudah mendukung kita dan bisa mengambil air di swadaya. Koordinasi bagus, selama ini kita mengambil air di Bontomarannu depan kampus Unhas. Sekarang karena titik kebakara itu di sini (Pallangga) kita diizinkan ambil diswadaya. Iya sempat terkendala air mungkin karena terputus,” ujarnya.

Pemilik rumah Murni mengatakan, kebakaran awalnya bermula dari lantai bawah rumah belakang rumah.

“Barang-barang ini habis semua terbakar, yang tinggal di lantai atas rumah habis semua barang, kalau di bawah rumah kebanyakan rongsokan. Semi permanen, total satu rumah ji,” jelasnya.

Dikatakan sebelah rumahnya juga mengalami terdampak kebakaran.

“Kalau lantai bawah kakak kedua, lantai atas kakak ketiga yang tinggal. Lantai bawah itu kayak rongsokan ji dia punya barang. Iya rumah sebelah kena juga,” bebernya.

Dia menduga penyebab kebakaran yang terjadi akibat puntung rokok dari lantai bawah belakang rumahnya. (*)

Pos terkait