Pelepasan Tim Dakwah, Berikut Pesan Pemkab Sidrap Kepada Para Mubalig

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM, SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Bagian Kesra memberikan pembekalan sekaligus melepas Tim Dakwah Safari Ramadan 1442 H/2021 M tingkat Kabupaten Sidrap, Senin (19/4/2021).

Kegiatan digelar dengan protokol kesehatan di Aula Kantor SKPD, dan dibuka Sekertaris Daerah Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, mewakili Bupati Sidrap.

Bacaan Lainnya

Hadir pada kesempatan tersebut Kakan Kemenag Sidrap, Muhammad Idrus Usman, Ketua MUI Sidrap, AGH. Dr. Aminuddin Mamma, Sekertaris MUI Sidrap, H. Bachtiar, dan Kasubag Keagamaan, Mental dan Spritual Kesra, Muhammad Rusli.

Turut hadir para kepala KUA se-Kabupaten Sidrap, tokoh agama dan para mubalig Tim Safari Ramadan Kabupaten Sidrap dan undangan lainnya.

Sudirman Bungi menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sidrap membentuk Tim Dakwah Islamiyah yang melibatkan unsur ulama, umarah, cendekiawan dan tokoh agama.

“Ini dalam rangka memberikan dakwah islamiyah serta pencerahan kepada seluruh masyarakat termasuk akan bahaya faham radikalisme dan ajaran yang menyimpang,” ujar Sudirman.

Selanjutnya, Sudirman yang membacakan sambutan tertulis Bupati Sidrap, mengemukakan beberapa pesan di antaranya:

  1. Para mubalig hendaknya menjadi corong pemerintah dalam menyampaikan pesan dalam setiap dakwahnya agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan demi kepentingan bersama.
  2. Para mubalig hendaknya menyampaikan isi ceramah yang damai dan menyejukkan melalui kalimat yang halus, santun dan mudah dipahami oleh masyarakat.
  3. Kepada mubalig agar menggunakan waktu yang seefektif mungkin maksimal 15 menit dalam menyampaikan materi ceramah. Ini untuk menghindari lamanya interaksi antar jamaah sebagai langkah antisipasi terhadap penularan Covid-19.
  4. Diharapkan kepada para mubalig agar berperan dalam menyebarluaskan informasi pembangunan serta membangkitkan tumbuhnya partisipasi seluruh komponen masyarakat.

Sudirman juga berharap para mubalig dapat menyajikan dakwah islamiyah dengan penuh hikmah dan penuh kebijakan. “Tentunya dengan tetap mempergunakan metode dakwah dengan pendekatan persuasif,” sebutnya.

Dikesempatan yang sama, Sekda sidrap menyampaikan bahwa untuk kegiatan buka puasa bersama di tingkat kecamatan kemungkinan besar di tunda, itu lantaran setelah Persiden Jokowi menghimbau kepada seluruh ASN untuk tidak mengadakan buka puasa bersama

“Jadi kita dapat info untuk tidak boleh buka puasa bersama karena sudah dilarang oleh Presiden dan juga nanti pada hari lebaran termasuk tidak diizinkan mengadakan open house” ujarnya Sudirman

Lebih lanjut, Sudirman Bungi mengatakan tak ingin pengorbanan seluruh pihak untuk melawan pandemi corona selama setahun sia-sia lantaran adanya kerumunan. Karena itu, disiplin terhadap protokol kesehatan harus tetap dilakukan.

“Jadi karena kita sudah berkorban selama satu tahun dengan memakai masker jaga jarak cuci tangan jauhi kerumunan mengurangi mobilitas nggak kemana-mana dan sudah divaksinasi, jangan dikorbankan lagi, sayang satu tahun sudah berkoban,” katanya.

Kendati demikian kata Sudirman, Pemkab Sidrap akan kembali berkoordinasi dengan Bupati terkait dilarangannya acara buka puasa bersama ini.

“Meski beberapa hari yang lalu kita telah mengadakan buka puasa bersama di Rujab Bupati dan Wakil Bupati, tetapi dengan adanya arahan dari Presiden kepada seluruh kepala daerah untuk tidak melakukan buka puasa bersama, maka kemungkinan besar kegiatan tersebut untuk berlanjut di tingkat kecamatan dibatalkan” bebernya

Sementara itu, Kakan Kemenag Sidrap, Muhammad Idrus Usman berpesan kepada seluruh mubalig yang bertugas nantinya agar memberikan ceramah yang dapat menyejukkan hati.

“Dikarenakan tim dakwah safari ramadan tidak ditentukan keseragaman judul ceramah, olehnya itu silahkan berdakwah dan menjadi pencerah sesuai koridor agama kita” pesannya.

Sekadar diketahui, Tim Dakwah Safari Ramadan 1442 H/2021 M tingkat Kabupaten Sidrap terdiri dari 77 orang mubalig.(*)

Pos terkait