Kegiatan Buka Puasa Bersama Pemkab Sidrap Tingkat Kecamatan Kemungkinan Dibatalkan

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM, SIDRAP — Kegiatan buka puasa bersama Pemkab Sidrap telah dilaksanakan di Rujab Bupati dan Wabup Sidrap beberapa hari yang lalu, namun di tingkat Kecamatan kemungkinan besar tidak berlanjut

Itu setelah Presiden Jokowi mengeluarkan arahan kepada seluruh kepala daerah agar tidak mengadakan buka puasa bersama demi menghindari penularan virus covid-19

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi di sela-sela acara pelepasan dan pembekalan tim dakwah safari ramadan di Aula kantor SKPD, Senin (19/4/2021)

Kegiatan buka puasa bersama di tingkat kecamatan kemungkinan besar di batalkan, itu lantaran setelah Persiden Jokowi menghimbau kepada seluruh ASN untuk tidak mengadakan buka puasa bersama

“Jadi kita dapat info untuk tidak boleh buka puasa bersama karena sudah dilarang oleh Presiden dan juga nanti pada hari lebaran termasuk tidak diizinkan mengadakan open house” ujar Sudirman

Lebih lanjut, Sudirman Bungi mengatakan pemerintah tak ingin pengorbanan seluruh pihak untuk melawan pandemi corona selama setahun sia-sia lantaran adanya kerumunan. Karena itu, disiplin terhadap protokol kesehatan harus tetap dilakukan.

“Jadi karena kita sudah berkorban selama satu tahun dengan memakai masker, jaga jarak, cuci tangan jauhi kerumunan mengurangi mobilitas nggak kemana-mana dan sudah divaksinasi, jangan dikorbankan lagi, sayang satu tahun sudah berkoban,” katanya.

Kendati demikian kata Sudirman, Pemkab Sidrap akan kembali berkoordinasi dengan Bupati terkait arahan bapak Presiden ini.

“Meski beberapa hari yang lalu kita telah mengadakan buka puasa bersama di Rujab Bupati dan Wakil Bupati, tetapi dengan adanya arahan dari Presiden kepada seluruh kepala daerah untuk tidak melakukan buka puasa bersama, maka kemungkinan besar kegiatan tersebut untuk berlanjut di tingkat kecamatan dibatalkan” bebernya

Sudirman Bungi, mengatakan, kendati Kabupaten Sidrap tingkat penularan virus rendah dan wabah ini belum selesai, namun ia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang saat ini menjalankan ibadah amaliah di masjid-masjid selama bulan ramadan untuk senangtiasa menerapkan protokol kesehatan

Ia menekankan apabila ada masjid yang tidak menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan ibadah, maka akan dilakukan tes swab massal disekitar wilayah tersebut

“Apabila ada satu saja orang yang terdeteksi terpapar covid-19 di wilayah tersebut, maka masjid akan ditutup, ini untuk menghindari penyebaran virus dan demi kebaikan kita bersama” tegasnya.(*)

Pos terkait