Gelar OTT, KPK Ikut Amankan Gubernur Sulsel, Ini Kata Jubir NA

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dibantah jubir NA, Veronica Moniaga

Saat dikonfimasi awak media, Veronica membantah kalau Gubernur Sulsel ditangkap operasi tangka tangam (OTT)

Bacaan Lainnya

“Kabar kalau Pak Nurdin Abdullah OTT itu tidak benar, beliau dijemput saat istirahat di rujab, yang namanya OTT itu pada saat sedang melakukan transaksi, jadi itu tidak benar, beliau hanya dijemput untuk dibawah ke KPK sebagai saksi terkait OTT disebuah warung di Makassar” Jelas Veronica

Namun, Veronic enggan berkomentar saat ditanya lebih lanjut soal dugaan penangkapan tersebut.

Diketahui, kabar barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu satu koper uang sebesar Rp 1 Miliar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan Jalan Ali Malaka, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

KPK ikut mengamankan sejumlah orang antara lain Agung Sucipto ( Kontraktor, 64 Thn); Nuryadi ( Sopir Pak Agung, 36 Thn); Samsul Bahri ( Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri,  48 Thn); Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan); Irfandi ( Sopir Edy Rahmat).

Sementara itu, Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dikutip dari CNNIndonesia, membenarkan pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dan ikut mengamankan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah,

“Benar, Jumat, (26/2) tengah malam, KPK melakukan tangkap tangan dan juga ikut jemput kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi,” kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Sabtu (27/2).

Namun demikian, Juru bicara masih enggan menyampaikan secara spesifik kasus dugaan korupsi. Pun begitu dengan pihak lain yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.

“Informasi lebih lengkap kasusnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, saat ini belum bisa kami sampaikan,” imbuhnya.

Berdasarkan ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam guna menentukan status hukum Nurdin beserta pihak lain yang diamankan.

“Tim masih bekerja dan perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan semua media dan masyarakat. Biarkan kami bekerja dulu” pungkas Ali. (red)*

Pos terkait