Antisipasi Penjarahan, Kepolisian Akan Kawal Bantuan Untuk Korban Gempa Sulbar

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM, SULBAR — Aparat kepolisian akan kawal pengiriman bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala Bidang Humas Polda Sulbar Kombes Syamsu Ridwan menuturkan hal itu sebagai bentuk antisipasi untuk mencegah aksi penjarahan.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah antisipasi dan koordinasi dengan pemberi bantuan, sebelum mendekati wilayah Mamuju agar berhenti di Polres dan akan kami kawal hingga tujuan,” kata Syamsu Ridwan

Sebelumnya sempat beredar beberapa video penjarahan bantuan untuk korban gempa di Sulbar di media sosial, namun video itu sementara dalam penyelidikan kepolisan untuk memastikan kebenarannya. Olehnya itu, untuk mengantisipasi hal demikian, Kepolisian akan melakukan pengamanan bantuan logistik

Sejauh ini, Syamsu, mengklaim situasi keamanan di Mamuju pasca gempa bumi masih terpantau kondusif.

“Insyaallah mohon doanya,” ucapnya

Sebelumnya, Gempa dengan magnitudo 6,2 diketahui terjadi di wilayah Sulawesi Barat, Jumat (15/1) dini hari. Gempa tersebut turut mengakibatkan sejumlah bangunan roboh. Antara lain, Kantor Gubernur Sulbar, Maleo Town Square, toko, swalayan, hingga Rumah Sakit Mitra Manakarra.

Sejauh ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas akibat gempa mencapai 46 orang. Atas bencana tersebut, Pemerintah Provinsi Sulbar telah menetapkan status tanggap darurat per hari ini.(*)

Pos terkait