Sidrap Dapat Jatah 2.269 Dosis Vaksin, Tahap Awal Diutamakan Untuk Nakes

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM, SIDRAP — Kabupaten Sidrap mendapat jatah sebanyak 2.269 dosis Vaksin Sinovac Covid-19. Angka tersebut merupakan angka tertinggi ke lima jika dibandingkan dengan empat wilayah lain di Sulsel

Berdasarkan data Dinkes Sulsel, Kota Makassar mendapat jatah alokasi vaksin Covid-19 terbesar sebanyak 15.355. Disusul, Kabupaten Pangkep 3.151, kemudian Bone 2.775, lalu Wajo 2.385, dan Sidrap 2.269 vaksin Covid-19.

Bacaan Lainnya

Itu artinya, sebanyak 2.269 tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Sidrap dalam waktu dekat akan disuntik vaksin sinovac anti virus corona atau covid-19.

Terkait siapa dulu yang akan di vaksin, besar kemungkinan tenaga medis pertama kali di vaksinasi.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidrap, Dr Ishak Kenre, M.Kes saat dihubungi, Sabtu, 9 Januari 2021.

Sidrap Dapat Jatah 2.269 Dosis Vaksin, Tahap Awal Diutamakan Untuk Nakes
Jubir Covid-19 Sidrap, Ishak Kenre

“Untuk tahap pertama berdasarkan data dari bagian Imunisasi Dinkes ada 2.269 tenaga kesehatan yang akan suntik vaksin secara gratis,” ucapnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sidrap itu mengatakan, penyuntikan vaksin itu diberikan kepada seluruh yang bekerja di fasilitas kesehatan yakni tenaga medis non medis di 14 puskesmas dan 3 rumah sakit.

“Tenaga medis dan non medis yang divaksin itu terdiri dari ASN maupun tenaga honorer kontrak serta sukarela, termasuk supir, dan klining service masuk dalam tahap pertama vaksinasi,” ucapnya.

Menurut dia, tenaga kesehatan menjadi prioritas pertama menjalani vaksinasi karena berhadapan langsung dalam penanganan wabah Corona yang saat ini menjadi pandemi global.

Adapun jadwal pemberian vaksin untuk tahap pertama itu dijadwalkan mulai 13 Januari 2021 untuk Presiden dan beberapa tokoh nasional.

Sementara untuk, Sulawesi Selatan termasuk Kabupaten Sidrap masih menunggu jadwal dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulsel.

Hingga saat ini, sudah ada 119 tenaga vaksinator yang telah mengikuti pelatihan. Vaksinator itu terdiri dari Kabupaten 1 orang, puskesmas 103 orang, dan rumah sakit 15 orang.

Disamping itu, masyarakat terus diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan.(*)

Pos terkait