Pelaku Penghina Polisi di Toraja Utara Terancam Penjara 18 Bulan

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM, MAKASSAR — Polda Sulsel melaksanakan press release kasus penghinaan dan pengancaman terhadap polisi di Toraja Utara, Selasa (7/7/2020).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo dan Dirreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widyanarko hadir pada press release kasus penghinaan dan pengancaman kekerasan terhadap anggota Kepolisian Toraja Utara yang terjadi di halaman Tongkonan Palasa, Lembang (Desa) Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Ibrahim menuturkan, anggota Resmob Polda Sulsel telah mengamankan pelaku penghinaan dam pengancaman kekerasan terhadap personel Toraja Utara di Jl. Palopo, Kecamatan Rante Pao, Kabupaten Toraja Utara.

Dikatakannya, pelaku adalah seorang wiraswasta berinisial AS (32) merupakan warga Jl Palopo, No. 86 Kecamatan Rante Pao, Kabupaten Toraja Utara.

Ibrahim memaparkan, kronogi penangkapan tersangka, dijelaskan Tim Resmob Polda Sulsel menuju Toraja Utara Senin (6/7/2020) malam. Barulah Selasa, (7/7/2020) pagi Tim Resmob melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku penghinaan dan pengancaman kekerasan di rumahnya di Jl. Palopo. Kemudian tersangka pelaku dan barang bukti dibawa ke Ditreskrimum Polda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kombes Pol Ibrahim Tompo menceritakan, kejadian penghinaan dan pengancaman terhadap personel Toraja Utara tersebut.

“Saat itu anggota Polres Toraja Utara mendatangi TKP judi sabung ayam. Tersangka AS tidak menerima kehadiran petugas dengan melakukan penghinaan atau pengancaman dengan memecahkan sebuah botol menjadi runcing kemudian pecahan botol tersebut digunakan mengejar beberapa orang di lokas termasuk beberapa personel Toraja Utara serta mengancam mengatakan ‘Kuewako Totemo’ yang berarti ‘saya lawan kamu sekarang’.

“Tidak hanya itu, tersangka pelaku juga melakukan penghinaan kepada pejabat negara atau /polisi dengan mengatakan kata-kata kotor berulang kali terhadap aparat,” beber Ibrahim .

Barang bukti yang diamankan, berupa satu buah flash disc berisi video pembubaran dan sebuah pecahan botol kaca runcing. Tersangka pelaku diancam Pasal 207 dan pasal 212 KUHPidana dengan ancaman 1 tahun 6 bulan penjara.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *