227 Anak Terpapar Covid-19 di Sulsel, DPPPA: Edukasi Belum Masif

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM, SULSEL — Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sulawesi Selatan hingga kemarin 22 Juni tercatat sebanyak 227 anak terpapar virus corona atau Covid-19

Plt Kepala Dinas DPPPA Sulsel, Iqbal Suhaeb menuturkan hal tersebut terjadi karena kurangnya edukasi yang masif kepada masyarakat khususnya dilingkungan keluarga.

Bacaan Lainnya

“Jika saat ini Sulsel banyak yang terpapar anak karena edukasi ke masyarakat khususnya keluarga belum sistematis, belum terstruktur, dan tidak masif,” ucap mantan Penjabat Walikota Makassar itu dikutip dari fajar.co.id

Menangani masalah tersebut, Ia membeberkan Pemerintah melalui KPPA telah meluncurkan program pencegahan Covid 19 yaitu BERJARAK (Bersama Jaga Keluarga Kita) yang di dalamnya ada 10 aksi yang harus dilakukan oleh 24 Kabupaten Kota khususnya OPD pengampu perlindungan anak.

“Salah satu aksi yang sangat penting dilakukan adalah aktivasi komunikasi online di tingkat keluarga atau level pemerintahan terbawah,” beber Iqbal pada Selasa (23/6/2020).

Menurutnya program tersebut bertujuan untuk melakukan edukasi dan pendampingan kepada keluarga terkait protokol pencegahan Covid 19 di tingkat keluarga, sehingga informasi yang tidak benar dapat tersaring di pusat informasi tingkat desa atau RT RW.

“Termasuk yang dipercaya masyarakat bahwa anak anak aman dari penularan Covid 19, bukti bahwa masih banyak masyarakat yang tidak teredukasi informasi yang benar,” ungkapnya.

Meski begitu, saat dikonfirmasi terkait asupan gizi bagi anak anak, kata dia hal tersebut juga telah difikirkan dan masuk dalam program Posyandu di 24 Kabupaten/Kota.

“Ada program di posyandu untuk asupan gizi, cuman saat ini banyak posyandu yang tidak optimal karena physical distancing,” Papar Mantan Kasatpol PP Sulsel itu.

Lebih jauh ia mengaku pihaknya akan lebih intensif dalam sosialisasi dan memberikan edukasi khususnya kepada keluarga.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *