Pemkot Makassar Akan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

  • Whatsapp

SIDRAPPOS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar secara massif dan intensif terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya penegakan disiplin protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Ada berbagai upaya terus digalakkan, dengan melibatkan berbagai elemen dan tokoh masyarakat hingga tingkatan RT/ RW, bahkan juga telah dibentuk Inspektur Covid-19.

Bacaan Lainnya

Hanya saja, sebagian besar masyarakat masih saja bandel dengan mengabaikan prosedur protokol kesehatan tersebut. Seperti tidak mengenakan masker saat keluar rumah, berkerumun pada suatu tempat, juga terhadap tempat usaha dan pusat-pusat keramaian lainnya yang tidak melengkapi tempat cuci tangan yang memadai.

Karenanya, Pj Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf menuturkan, pemerintah telah menyiapkan sanksi-sanksi terhadap siapa saja yang tidak mengindahkan ketentuan protokol kesehatan di masa pandemi ini

“Kita akan kenakan paling tidak tiga sanksi, yakni sanksi berat, sedang, dan ringan, tergantung kondisi pelanggaran yang dilakukan,” jelas Yusran Jusuf, Rabu (18/6/2020).

Pemberian sanksi akan disosialisasikan selama dua hari, Kamis dan Jumat. Sementara pada 20 Juni 2020 mendatang sudah mulai dilakukan penerapannya.Selain itu, demi memutus mata rantai penyebaran virus Corona tersebut, di waktu bersamaan juga akan digalakkan Gerakan Massal Penyemprotan Disinfektan.

Gerakan penyemprotan dilakukan setiap Sabtu dan Minggu yang juga dimulai 20 Juni ini.Yusran menjelaskan, gerakan tersebut melibatkan seluruh personel Pemerintah Kota Makassar, dari Camat, Lurah, serta RT/ RW, dan juga aparat gabungan TNI/Polri.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *