Bawa 8 Bal Sabu, Polres Sidrap Tangkap Bandar Narkoba Asal Enrekang

SIDRAPPOS.COM, SIDRAP — Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Sidrap menutup akhir tahun 2019 dengan sebuah keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkoba kelas kakap di wilayah hukumnya.

TKPnya di Dusun Karebosi Desa Botto, Kecamatan, Pitu Riawa, Sidrap, Sabtu (28/12/2019) sekira pukul 20.30 Wita.

Bacaan Lainnya

Seorang terduga bandar harus tumbang setelah sebutir timah panas petugas bersarang ditumit kaki kanannya. Dua rekannya yang juga terkena tembakan namun berhasil lolos pada saat penangkapan tersebut.

Ali Akbar Alias Akbar, (27 Tahun), petani asal Dusun Paraca Desa Tuncung Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang ditembak setelah mencoba kabur dari kejaran aparat.

Penangkapan berlangsung dramatis, sempat terjadi aksi kejar-kejaran aparat dan para tersangka.

Dari tersangka, polisi berhasil menyita 8 sachet yang berisikan kristal bening yang diduga narkotika golongan 1 jenis sabu.

Ada juga 1 satu lembar kantong plastik warna biru, 1 unit HP, dan satu unit motor Yamaha Jupiter Z.

Bawa 8 Bal Sabu, Polres Sidrap Tangkap Pengedar Narkoba Asal Enrekang

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Andi Sofyan, SIk bersama anggota dan dibackup personil Polsek Dua Pitue dipimpin Kapolsek AKP Abd Rahman.

Penangkapan tersangka Ali ini berlangsung dramatis, ia mencoba menyerang petugas saat ditangkap.

Ali Akbar bersama rekannya yang buron mencabut badik saat mengetahui petugas yang menyamar sebagai pembeli ingin menangkapnya, sehingga petugas terpaksa mengeluarkan tembakan terukur hingga pelaku tersungkur menyerah.

“Karena mencoba menyerang petugas kita dengan badik, terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan terukur,”ucap Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono saat menggelar press release akhir tahun dikantornya, Senin (30/12/2019).

Kini kasus ini masih didalami karena barang buktinya cukup banyak yakni totalnya hampir mencapai setengah Kilogram dengan dibungkus menggunakan plastik dan lakban warna hitam. Jumlahnya 8 Bal narkotika jenis sabu golongan 1.

Kasat Narkoba AKP A.Sofyan menambahkan pihaknya masih menyelidiki kasus ini karena diduga kuat masih banyak berteman barang haram dalam sindikat peredaran narkoba ini.

“Kita masih dalami dan mengejar dua orang rekan Ali Akbar lagi. Diduga para pelaku masih menyembunyikan barang bukti lainnya yang lebih banyak lagi,”lontar Andi Sofyan.(adm)*

Pos terkait